Rabu, 28 Agustus 2013

PENGERTIAN INFLASI



Inflasi merupakan salah satu masalah ekonomi yang banyak mendapat perhatian para pemikir ekonomi ( Soediyono, 1981:186). Pada dasarnya inflasi merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. Menurut Paul A. Samuelson, inflasi ini terjadi  apabila tingkat harga-harga dan biaya-biaya umum naik, harga beras, bahan bakar, tingkat upah, harga tanah, sewa barang, dan lain sebagainya juga naik. Dalam Ilmu Ekonomi inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat atau adanya ketidak lancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu
Selain itu, inflasi juga merupakan masalah yang selalu dihadapi setiap perekonomian (Sadono Sukirno, 2002:302). Sampai dimana buruknya masalah ini berbeda dari waktu ke waktu, dan berbeda pula dari satu negara ke negara lain. Tingkat inflasi yaitu persentasi kecepatan kenaikan harga-harga dalam satu tahun tertentu, biasanya  digunakan sebagai ukuran untuk menunjukan sampai di mana buruknya masalah ekonomi yang dihadapi (Sadono Sukirno, 2002:302). . Inflasi juga dikataan sebagai proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-mempengaruhi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. 
Mengacu pada pendapat para pakar diatas maka, inflasi merupakan suatu masalah ekonomi yang mana jumlah uang yang beredar lebih banyak dibandingkan dengan jumlah barang yang beredar di pasaran, dimana proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-mempengaruhi harga barang dan jasa yang lain. Sehingga bilamana hal ini tidak ditanggapi dengan serius maka  akan berimplikasi terhadap harga jual barang tersebut yaitu semakin tingginya harga barang itu sendiri. 
 

DAFTAR PUSTAKA
 Soediyono.1981.Ekonomi Makro Analisa IS-LM dan Permintaan Penawaran Agretatif.Yogyakarta: Liberty
Sukirno, Sadono.2002.Pengantar Teori Makronomi Edisi Kedua.Jakarta: PT RajaGrafindo Persada

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar