Kamis, 29 Agustus 2013

HUBUNGAN HUTANG, BIAYA BUNGA, DAN PAJAK (SEBUAH KAJIAN DARI TEOREMA MANAJEMEN KEUANGAN)

Dalam pelbagai aktivitasnya perusahaan selalu dihadapi dengan beberapa hal seperti: bagaimana mencari dana (raising of fund), bagaimana mengalokasikan dan (allocation of fund), dan bagaimana membagi dividen (dividen policy). Ketiga  hal tersebut pada dasarnya merupakan keputusan yang penting, mengingat hal tersebut sangat mempunyai pengaruh terhadap nilai perusahaan yang tercermin dalam harga pasar saham perusahaan. 
Salah satu keputusan penting manajer keuangan yaitu menyangkut keputusan pendanaaan atau sering disebut dengan kebijakan leverage. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh tambahan dana/modal perusahaan di dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. Mengingat kegiatan ini sangat penting, terlebih lagi implikasi yang ditimbulkan oleh perusahaan sangat besar, maka sebelum melakukan kegiatan ini diharapkan perusahaan telah melakukan perencanaan strategis guna memastikan bahwa keputusan ini sangatlah tepat.
Penentuan kebutuhan dana tersebut pada dasarnya mencakup beberapa pertimbangan meliputi, dari mana sumber dana itu diperoleh, apakah perusahaan akan menggunakan sumber dana internal atau sumber dana eksternal. Sumber dana perusahaan berasal dari internal berasal dari laba ditahan. Dana yang diperoleh dari sumber eksternal berasal dari para kreditur dan pemilik, peserta atau pengambilan bagian dalam perusahaan. Dana yang diperoleh dari pemilik merupakan modal sendiri dan hutang dalam memenuhi kebutuhan lain perusahaan. 
Seperti yang kita ketahui bahwa kegiatan berhutang pada dasarnya akan menimbulkan biaya bunga. Dimana besar kecilnya hutang memiliki pengaruh yang searah (positif) terhadap besar kecilnya biaya bunga yang ditimbulkan. Semakin besar hutang (leverage) maka biaya bunga juga akan semakin besar, begitu juga sebaliknya semakin kecil hutang (leverage) maka biaya bunga juga akan semakin kecil.
Dalam hubungannya dengan pajak pada dasarnya besar kecilnya hutang sangat berpengaruh terhadap pajak.  Yang mana  Modigliani dan Miller (MM) dalam Brigham dan Houston (1999), berpendapat bahwa utang bermanfaat karena bunga dapat dikurangkan dalam menghitung pajak, tetapi utang juga menimbulkan biaya yang berhubungan dengan kebangkrutan yang aktual dan potensial. Dengan demikian, semakin besar penggunaan utang akan semakin besar beban bunga, maka perlindungan pajak yang diperoleh perusahaan semakin besar pula, secara teoritis akan meningkatkan nilai perusahaan (Isnugroho, 2004). 
Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa, peningkatan leverage berpengaruh terhadap besarnya biaya bunga yang ditimbulkan. Dengan meningktnya biaya bunga tentunya akan menimbulkan risiko finance yang besarpula, sehingga perlindungan pajak yang diperoleh semakin besar. Dalam artian tingginya biaya bunga yang dihasilkan menyebabkan besarnya pajaknya yang dikenakan semakin kecil. Hal inilah yang menyebabkan perusahaan-perusahaan go public lebih menyukai pendanaan eksternal ketimbang pendanaan internal.

DAFTAR PUSTAKA
Brigham, Eugene F. and Joel F Houston. 1999. Manajemen Keuangan. Jakarta: Erlangga
Isnugroho. 2004. Pengaruh Pajak terhadap Kebijakan Dividen. Jakarta

1 komentar:

  1. bisa minta referensi untuk jurnal nya?
    bisa bagi ke saya, livisapzzz@gmail.com
    terima kasih :)

    BalasHapus